ETERMINAN PERILAKU BAB (BUANG AIR BESAR) SEMBARANGAN DI DESA JAMBERAMA KECAMATAN SELAJAMBE KABUPATEN KUNINGAN

Nissa noor annashr

Abstract


Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh sekretariat Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)
di Indonesia, hingga tahun 2015, 62 juta (53%) penduduk pedesaan masih belum memiliki akses ke
sanitasi yang layak. 34 juta dari mereka masih melakukan BAB (buang air besar) sembarangan. Pada
tahun 2015, data dari Puskesmas Selajambe, menunjukkan bahwa 74,98% rumah tangga di Desa
Jamberama memiliki jamban di rumah mereka. Ini berarti bahwa ada 25,02% rumah tangga yang tidak
memiliki jamban di rumah mereka. Ini mengindikasikan bahwa mereka memiliki peluang untuk
melakukan perilaku BAB sembarangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan prevalensi
BAB sembarangan dan menganalisis faktor determinan dari perilaku BAB sembarangan di Desa
Jamberama, Kecamatan Selajambe. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2016
dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dari populasi menggunakan teknik total sampling
sehingga ada 469 sampel diundang untuk berpartisipasi. Variabel independen dan dependen diketahui
melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Variabel independen adalah umur,
jenis kelamin, status sosial ekonomi. Variabel dependen adalah perilaku BAB sembarangan. Analisis
data terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan chi square dan fisher exact. Hasil
penelitian menunjukkan prevalensi BAB sembarangan di wilayah studi adalah 6,8% (32 rumah
tangga). Analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel umur (p = 0,715) dan jenis kelamin (p = 0,501)
tidak berkontribusi terhadap perilaku BAB sembarangan. Sementara itu, status sosial ekonomi (p =
0,037) menjadi faktor determinan dari perilaku BAB sembarangan.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36465/jkbth.v19i2.508

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Nissa noor annashr

Flag Counter